Jakarta -
Jangan sepelekan ubi! Meskipun murah dan terlihat dimana-mana ubi sarat akan nutrisi terutama serat dan betakaroten. Sangat pas sebagai sajian buka puasa. Diolah menjadi kolak yang legit dengan paduan buah atap, jadi makin enak dan komplet gizinya!
Bahan: 250 g kolang-kaling muda, cuci bersih 75 g gula Jawa, potong-potong 1 lembar daun pandan, potong-potong 500 ml santan encer 100 g gula Jawa, potong-potong 50 g gula pasir 500 g ubi merah, kupas, potong-potong 500 g ubi ungu, kupas, potong-potong 1 lembar daun pandan 250 ml santan kental
Cara membuat: Rebus kolang-kaling bersama air secukupnya hingga lembut. Tambahkan gula Jawa dan daun pandan, rebus terus hinggaair hampir habis dan kolang-kaling berwarna kecokelatan. Tiriskan. Rebus santan encer bersama gula Jawa, dan gula pasir hingga mendidih dan gula leleh. Angkat lalu saring. Tuang ke dalam panci, didihkan kembali. Masukkan ubi dan kolang-kaling, didihkan. Tuangi santan kental dan pandan, masak dengan api sedang sambil aduk-aduk hingga mendidih dan ubi lunak. Matikan api. Biarkan hingga kolak dingin. Sajikan.
Palembang bukan hanya terkenal akan pempeknya. Di kota ini, pindang yang terbuat dari ikan dengan kuah asam-asam pedas juga sangat populer. Buktinya rumah makan Pindang Meranjat ini tak pernah sepi pengunjung.